joyce

Wednesday, September 13, 2006

CERPEN : KEDAMAIAN HATI

Kedamaian hati adalah kedamaian sejati


Seorang Raja mengadakan sayembara dan akan memberi hadiah yang melimpah
kepada siapa saja yang bisa melukis tentang kedamaian. Ada banyak seniman
dan pelukis berusaha keras untuk memenagkan lomba tersebut. Sang Raja
berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Hanya ada dua buah lukisan
yang benar-benar paling disukainya. Tapi, sang Raja harus memilih satu di
antara keduanya.

Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang tenang. Permukaan telaga
yang itu bagaikan cermin sempurna yang mematulkan kedamaian gunung-gunung
yang tenang menjulang mengitarinya. Di atasnya terpampang langit biru
dengan awan putih berarak-arak. Semua yang memandang lukisan ini akan
berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai kedamaian.

Lukisan kedua menggambarkan pegunungan juga. Namun tampak kasar dan
gundul. Di atasnya terlukis langit yang gelap dan merah menandakan
turunnya hujan badai, sedangkan tampak kilat menyambar-nyambar liar. Di
sisi gunung ada air terjun deras yang berbuih-buih, sama sekali tidak
menampakkan ketenangan dan kedamaian. Tapi, sang raja melihat sesuatu yang
menarik, Di balik air terjun itu tumbuh semak-semak kecil di atas
sela-sela batu. Di dalam semak-semak itu seekor induk burung pipit
meletakkan sarangnya. Jadi,ditengah-tengah riuh rendahnya air terjun,
seekor induk Pipit sedang mengerami telurnya dengan damai. Benar-benar
damai.

Lukisan manakah yang memenangkan lomba?

Sang Raja memilih lukisan nomor dua.

Tahukah Anda mengapa?

karena jawab sang Raja, "Kedamaian bukan berarti Anda harus berada di
tempat yang tanpa keributan, kesulitan atau pekerjaan yang keras dan
sibuk. Kedamaian adalah hati yang tenang dan damai, meski Anda berada di
tengah-tengah keributan luar biasa."

"Kedamaian hati adalah kedamaian sejati."

0 Comments:

Post a Comment

<< Home