joyce

Tuesday, September 12, 2006

BAGAIMANA ASI DIBUAT

Kenali yuk gimana

ASI dibuat !





Diterjemahkan bebas dari artikel "Frequently Asked Questions

about Milk Production" oleh Luluk Lely Soraya I, Agustus 2006.

(http://www.kellymom.com/bf/supply/milkproduction-faq.html
<http://www.kellymom.com/bf/supply/milkproduction-faq.html> )





Tahukah kita bahwa ASI di awal menyusui

dibuat berlimpah ?!



Di hari-hari pertama pasca melahirkan, ASI mulai dibuat oleh organ
produksi ASI.

Di hari-hari pertama tsb, produksi ASI tsb tidak ditentukan dari berapa
banyak ASI yg dikeluarkan.

Setelah beberapa hari kemudian, produksi ASI amat ditentukan dari berapa
banyak ASI yg dikeluarkan (baik dg cara disusui atau dipompa).

Organ produksi ASI akan mulai mengurangi produksi ASI hingga jumlah
sesuai dg kebutuhan bayi (banyaknya ASI yg dikeluarkan).



Di minggu-minggu pertama, umumnya ibu akan memproduksi ASI lebih dari
kapasitas yg dibutuhkan bayi (terutama jika ibu menyusui dg baik). Di
masa tsb banyak ibu merasakan rembesan ASI dan atau payudara terasa
penuh atau bengkak. Kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Pada masa
tsb organ produksi ASI ibu sedang dalam proses penyesuaian thd jumlah
ASI yg dibutuhkan bayi.



Kemudian sekitar mg ke-6 hingga bln ke-3, kadar prolaktin yg tinggi akan
mulai berkurang bertahap hingga akhir masa menyusui. Pada masa tsb,
payudara terasa tidak penuh, rembesan ASI berkurang, refleks let down
(ASI mengalir) mulai tidak terasa, dan ASI yg dipompa/perah berkurang.
Hal ini normal terjadi. Bukan berarti produksi ASI berkurang.





Benarkah kandungan ASI berubah tiap menit ?!



Mungkin belum banyak ibu mengerti bahwa

ASI selalu berubah dari waktu ke waktu.

Di menit-menit awal menyusui, ASI kaya akan protein, rendah lemak,
cenderung lebih "encer". ASI ini berfungsi sbg makanan pembuka /
penghilang haus. Dinamakan FOREMILK.



Sedangkan di menit2 terakhir ASI kaya akan lemak dan cenderung kental.
ASI ini akan mengenyangkan bayi spt makanan utama. ASI ini dinamakan
HINDMILK.



Saat menyusui ibu tidak dapat membedakan secara pasti antara foremilk
dan hindmilk. Perubahan foremilk-hindmilk berlangsung secara amat
perlahan. Menurut Penelitian Grup Peter Hartmann menyatakan bahwa makin
kosong payudara, makin tinggi kandungan lemak dalam ASI.



Apakah ASI dibuat sebelum disusui ke bayi atau sesudahnya ?



Satu hal yg pasti bahwa ASI diproduksi setiap saat. Termasuk juga
sebelum, selama dan sesudah bayi menyusu. Diantara masa menyusu satu ke
lainnya, ASI yg diproduksi akan disimpan dalam payudara ibu. Volume ASI
yg disimpan dalam payudara akan lebih banyak jika masa jeda menyusu
berikutnya lebih lama. Jumlah ASI yg disimpan dalam payudara relatif
bervariasi pd tiap ibu dan TIDAK ditentukan dari ukuran payudara (meski
ukuran payudara dapat membatasi kapasitas gudang ASI). Beberapa ibu
tidak memiliki ruang simpan yg banyak. Meski demikian ibu yg memiliki
gudang ASI sedikit ataupun banyak sama2 menghasilkan ASI yg cukup utk
bayi. Ibu yg memilki gudang ASI yg banyak relatif memilki jeda menyusui
dengan waktu yg lebih lama dari ibu yg memiliki gudang ASI lebih
sedikit.



Apakah ASI akan kosong dari payudara ibu setelah bayi menyusu ?



Banyak orang berpikir bahwa cara kerja ASI sama spt galon air (dispenser
air). Begitu isinya kosong, maka ia perlu diisi ulang sebelum bayi
menyusu lagi. Ini bukan cara kerja produksi ASI. ASI diproduksi setiap
saat. ASI tidak akan pernah habis 100%, meski bayi telah menyusu pada
payudara tsb. Penelitian laktasi membuktikan, bayi tidak akan
menghabiskan semua stok ASI pada payudara. Jumah ASI yg diminum
tergantung dari nafsu makannya. Umumnya volume ASI yg diminum oleh bayi
relatif berkisar 75-80% dari 100% stok ASI di payudara. Sederhananya,
bayangkan ilustrasi berikut. Mengosongkan ASI dari payudara sama saja
spt menguras sungai. Sesuatu yg mustahil dilakukan. Karena ASI akan
terus mengalir sementara ASI itu sendiri dikeluarkan.



Riset laktasi juga menunjukkan bahwa makin kosong payudara, makin cepat
payudara memproduksi ASI. Makin banyak & sering bayi minum ASI, makin
cepat ASI diproduksi. Jadi jangan berpikir menyusui / memompa/ perah spt
"minum air dari gelas dg sedotan, begitu diminum akan berkurang dan
kosong". Tapi bayangkan jika kita minum air dari gelas dg menggunakan
sedotan. Kemudian di saat yang sama, air dituang secara perlahan ke
dalam gelas itu. Makin cepat kita minum, makin cepat juga air dituang
dalam gelas tsb. Jadi kira-kira bisakah kita menghabiskan air dalam
gelas tsb ? Tentu tidak kan ?! Begitu juga ASI dibuat. ASI tidak akan
pernah kering atau kosong dari payudara, meski bayi selesai menyusu.
Banyak ibu yg belum mengerti hal ini. Banyak juga ibu yang merasa ASI
perlu diisi ulang. Akibatnya sering terjadi ibu menunggu dulu sampai
payudaranya terasa penuh baru disusui ke bayinya. Padahal hal ini dapat
menyebabkan produksi ASI jadi lambat.



(Luluk)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home